13 Nov 2012

Mirip tapi Beda

Katak VS Kodok
Katak (frog)
Kodok (toad)
Harus hidup di dekat air.
Tidak harus hidup di dekat air.
Berkulit halus, lembab, yang membuatnya terlihat langsing.
Berkulit kasar, kering, dan bergelombang (tidak rata).
Tubuh kecil.
Tubuh lebih besar.
Mata menonjol dan panjang dengan pupil horisontal
Mata lebih berbentuk bola.
Kaki belakang lebih panjang, sehingga melompat lebih jauh.
Kaki belakang lebih pendek, sehingga lompatannya pendek dan kadang berlari.
Punya banyak pemangsa.
Tidak punya banyak pemangsa. Kulit kodok mengeluarkan rasa pahit dan bau yang membakar mata dan lubang hidung pemangsa, seperti sigung.

Kera VS Monyet
Kera (ape)
Monyet (monkey)
Tidak berekor
Memiliki ekor panjang
Usia mencapai 50 tahun
Usia hanya mencapai 25 tahun
Ukuran tangan lebih panjang dari kaki
Ukuran tangan dan kaki hampir sama
Dapat berdiri tegak
Berjalan dengan kaki dan tangan
Dapat membedakan fungsi tangan dan kaki
Cenderung menggunakan kaki dan tangan dengan fungsi yang sama
Omnivora
Cenderung memakan buah-buahan







Buaya VS Aligator
Buaya
Aligator
Moncong membentuk huruf “V”.
Moncong membentuk huruf “U”.
Rahang atas-bawah mempunyai lebar yang sama, sehingga giginya selalu terlihat meski mulutnya ditutup.
Rahang atas lebih lebar, sehingga bila mulut ditutup, gigi di rahang bawah akan masuk ke rongga rahang atas.
Berwarna lebih terang dari aligator.
Berwarna abu-abu kehitaman.
Ukuran tubuh lebih besar, bahkan dibanding dua aligator.
Ukuran tubuh lebih kecil.
Panjang tubuh sekitar 5,4 meter.
Panjang tubuh sekitar 4,2 meter.
Telur diletakkan di lumpur atau sarang yang terbuat dari pasir di dekat air payau.
Telur diletakkan di sekitar tanaman (dikelilingi tanaman) di dekat air tawar.
Kelenjar di lidah buaya bisa mengeluarkan garam berlebih, sehingga buaya bisa hidup di air payau.
Kelenjar di lidah aligator tidak bisa mengeluarkan garam berlebih, sehingga aligator tidak bisa hidup di air asin/payau.






5 Nov 2012

Klasifikasi Insekta

 Berdasarkan ada tidaknya sayap, insekta dikelompokkan menjadi dua sub kelas yaitu :
1. Insekta tidak bersayap, Insekta ini dikelompokkan dalam sub kelas Apterygota.
2. Insekta bersayap dikelompokkan dalam sub kelas Pterygota.

1. SUB KELAS APTERYGOTA.
Sub kelas Apterygota ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
•) Tidak bersayap.
•) Tidak mengalami metamorfosis (ametabola).
•) Tipe mulutnya menggigit.
•) Batas antara kepala, dada, dan perut tidak jelas.
•) Antenanya panjang tidak beruas-ruas.
Contoh speciesnya yaitu kutu buku (Lepisma sacharina), kutu buku dapat merusak buku karena dapat mengeluarkan enzim selulase.

2. SUB KELAS PTERYGOTA.
Sub kelas Pterygota ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
•) Memiliki sayap.
•) Mengalami metamorfosis.
•) Tipe mulutnya bervariasi.

Berdasarkan asal tumbuhnya sayap sub kelas Pterygota dibedakan menjadi dua kelompok yaitu :
a) Eksopterygota, adalah kelompok Insekta yang sayapnya berasal dari tonjolan luar dinding tubuh. Berdasarkan tipe sayap, tipe mulut, dan metamorfosisnya, eksopterygota dibedakan menjadi beberapa ordo yaitu ordo Isoptera, ordo Orthoptera, ordo Hemiptera, ordo Odonata.
•) Ordo Isoptera.
Isoptera berasal dari bahasa Latin (is = sama, pteron = sayap) yang berarti Insekta bersayap sama.
Ciri-ciri lain yang dimiliki oleh ordo Isoptera adalah :
- Memiliki dua pasang sayap tipis yang tipe dan ukurannya sama.
- Mengalami metamorfosis tidak sempurna.
- Tipe mulut menggigit.
- Cara hidupnya membentuk koloni dengan sistem pembagian tugas tertentu yang disebut polimorfisme.
- Pembagian tugas itu adalah raja, ratu dan prajurit atau tentara.
Contoh : Helanithermis sp. (rayap).
•) Ordo Orthoptera
Orthoptera berasal dari bahasa Latin (orthop = lurus, pteron = sayap) yang berarti Insekta bersayap lurus.
Ciri-ciri lain yang dimiliki oleh ordo orthoptera adalah :
- Memiliki dua pasang sayap, yaitu sayap depan dan sayap belakang. Sayap bagian depan lurus, lebih tebal, dan kaku (perkamen), sedangkan sayap belakang tipis seperti selaput.
- Mengalami metamorfosis tidak sempurna.
- Tipe mulut menggigit.
- Kaki paling belakang (kaki ketiga membesar).
Contoh : Kecoa (Periplaneta americana), Jangkrik (Grillus sp.)., Belalang sembah (Tenodora sp.).
•) Ordo Hemiptera
Ciri-ciri lain yang dimiliki oleh ordo hemiptera adalah :
- Memiliki dua pasang sayap, yaitu sayap depan satu pasang seperti berkulit dan sayap belakang transparan.
- Mengalami metamorfosis tidak sempurna.
- Tipe mulut menusuk dan menghisap.
Contoh : Kutu busuk (Cymex rotundus)., Walang sangit (Leptocorisa acuta).
•) Ordo Odonata.
Ciri-ciri yang dimiliki oleh ordo homoptera adalah :
- Memiliki dua pasang sayap tipis seperti selaput.
- Mengalami metamorfosis tidak sempurna.
- Tipe mulut menggigit.
Contoh : Capung (Aesha sp.)

b) Endopterygota, adalah kelompok Insekta yang sayapnya berasal dari tonjolan kearah dalam dinding tubuh. Berdasarkan tipe sayap, tipe mulut, dan metamorfosisnya, endoptrygota dibedakan menjadi beberapa ordo yaitu ordo Coleoptera, ordo Hymenoptera, ordo Diftera, ordo Lepidoptera, ordo Shiponaptera.

•) Ordo Coleoptera
Coleoptera berasala dari bahasa Latin (coleos = perisai, pteron = sayap), berarti insekta bersayap perisai.
Ciri-ciri ordo Coleoptera adalah :
- Memiliki dua pasang sayap, yaitu sayap depan dan sayap belakang. Sayap depan tebal dan permukaan luarnya halus yang mengandung zat tanduk sehingga disebut elytra, sedangkan sayap belakang tipis seperti selaput.
- Mengalami metamorfosis sempurna.
- Tipe mulut menggigit.
Contoh : Kumbang kelapa (Oycies rhinoceros), Kutu gabah (Rhyzoperta dominica)
•) Ordo Hymenoptera
Ciri-ciri ordo hymenoptera adalah :
- Mengalami metamorfosis sempurna.
- Tipe mulut menggigit dan ada yang kombinasi untuk menggigit dan menjilat.
Contoh : Lebah madu (Apis), tawon (Xylocopa latipes), semut hitam (Monomorium sp.).
•) Ordo Diptera
Ciri-ciri ordo diptera adalah :
- Memiliki satu pasang sayap depan dan sayap belakang mengalami redukasi membentuk halter (alat keseimbangan).
- Mengalami metamorfosis sempurna.
- Tipe mulut menusuk dan menghisap serta menjilat.
- Dan memiliki tubuh ramping.
Contoh : Nyamuk rumah (Culex pipiens), nyamuk malaria (Anopheles sp.), nyamuk demam berdarah (Aedes aegypti), lalat buah (Drosophila melanogaster), lalat tsetse (Glossina palpalis).
•) Ordo Lepidoptera
Ciri-ciri ordo Lepidoptera adalah :
- Memiliki dua pasang sayap yang bersisik halus.
- Mengalami metamorfosis sempurna.
- Tipe mulut pada tahap larva menggigit, sedangkan pada tahap dewasa menghisap.
- Mata fasetnya besar.
Contoh : Kupu-kupu Swallowtail, kupu-kupu sutera (Bombyx mori), kupu-kupu elang (Acherontia atropos).
•) Ordo Shiponaptera
Ciri-ciri ordo shiponaptera adalah :
- Tidak memiliki sayap.
- Mengalami metamorfosis sempurna.
- Tipe mulut menusuk dan menghisap.
- Kakinya pipih panjang dan digunakan untuk meloncat.
Contaoh : Kutu manusia (Pulex irritans), kutu kucing (Stenossphalus felic).
•) Ordo Dermaptera
Ciri-ciri ordo dermaptera adalah :
- Memiliki dua pasang sayap (satu pasang seperti berkulit, dan satu pasang bermembran), atau tidak   bersayap.
- Mengalami metamorfosis sempurna.
- Tipe mulut menggigit.
Contoh : Earwig

9 Mar 2012

Its Just a Bite of Hurt


Lagi,
Kau buat hati ini mencair
Hanya dari sepercik petunjuk samar
Aku tahu itu senyum
Aku tahu itu untukku
Tapi aku tak mengerti maksud dibalik itu
Jika ini berarti aku membutuhkan tanda tanya yang lebih besar untuk mengganjal penasaran ini
Mungkin akan kan ku ukir tanda tanya itu dari leburan hati yang terlampau jenuh ini

Aku tak dapat selamanya menunggu
Dan aku tak punya waktu selamanya untuk memilih
Hanya tinggal menghitung detik
Cerita ini akan berakhir
Jika memang epilog tidak akan bergulir dengan cantik
Aku berdoa agar epilog juga tak bergulir dengan pedih bahkan luka
Karena sudah tak ada cukup permukaan lagi dalam hati ini sebagai tempat tergoresnya luka

7 Mar 2012

Idol

Memiliki seorang idola bukanlah suatu pilihan yang bagus. Meskipun melihatnya merupakan sebuah motivasi ter-ampuh untuk hidup. Bahkan hanya dengan melihat fotonya saja dapat menghilangkan rasa ngantuk. Tapi percayalah, begitu aku masuk kedalam kehidupan idolaku, semakin absurd pula hidupku.
Terkadang aku tersenyum sendiri saat membaca status-status bahagianya. terkadang pula aku turut beduka saat ia mencurahkan kesedihannya. Parahnya lagi, saat aku membaca status kasmarannya. Terkadang aku agak GR saat status yang ia tulis mirip denganku. Dan sering pula aku terbakar api cemburu saat aku sadar bukan aku yang ia tulis dalam statusnya.
Ini konyol. Aku hidup dalam kehidupan orang yang bahkan tidak menyadari kehadiranku dalam dunianya. Tentu saja in bukan kehidupan yang sehat. Aku hanya hidup dalam mimpi. Mimpi yang tak mungkin dapat ku hidupkan. Aku ingin bangun disaat ada kesempatan untuk bangun. Namun terkadang saat aku sudah terbangun sekalipun, rasa kantuk itu selalu ada. Membawaku tertidur dan bermimpi lagi. Dan lagi-lagi saat itu, ia datang lagi untuk kembali hidup dalam mimpiku
Iu

27 Feb 2012

SILENT

Sebaris kata-katamu yang kini penuhi alam fikirku
Apakah bagimu aku adalah 'diam'?
Diantara pilihan-pilihan itu, justru diam yang ku pilih
Tapi kediaman ini bukan pilihan yang mudah
Sejujurnya akupun tak ingin terus berdiam
Hanya saja terlalu besar resiko yang hadir bersama pilihan lain
Ku sebut ini 'pengecut'.
Apa lagi yang sanggup ku lakukan?
Terlalu lelah untuk terluka
Aku egois hanya berfikir dari sisiku
Terlalu munafik bila berkata ku tak mengharapkan hadirmu
Dan aku tahu, tak mungkin kau hadir di hadapku hanya dengan kediamanku
Kau tak perlu menyesal untuk tak menyadari cintaku
Bahwa sesungguhnya aku sendiri tak menyadari apakah aku mencintaimu
Bagaimana mungkin kau mengartikan diam adalah cinta?
Disaat aku justru terdiam karena tak sanggup mengungkap cinta
Akankah keadaan akan berubah jika aku tak lagi diam?
Adakah kau akan memandangku ketika ku pandang matamu?
Mengapa aku yang harus berubah?
Mengapa kau menanggapi kediamku dengan diam?
Mengapa tak kau saja yang membawa pergi diam?
Apakah diammu memiliki arti yang sama dengan diamku?
Terlalu banyak 'mengapa' dan 'apakah' berserakan dalam hati

Suatu hari, saat ego bukan lagi sesuatu yang berharga untuk dipertahankan
Saat hati mulai menumpahkan segala yang ia endapkan
Saat logika dan nurani menyatu menjadi segaris horison
Dan kita berada diantaranya
Ku pastikan serpihan 'mengapa' dan 'apakah' itu akan menjadi cerita indah untuk ditulis
Yang akan didispersikan menjadi ending yang dapat menyatukan kita.

15 Des 2011

masa SMA = masa indah?

Apa yang membuat masa SMA terasa seperti masa2 yg indah adalah karena kita menjalani masa SMA dengan sukacita.
Bayangkan bila kita memandang SMA sebagai masa penjarahan waktu luang, masa pendoktrinan teori2 eksak dan sosial, masa pertemuan dengan alien2 yang memaksa kita mengingat dan memahami segala bentuk ke-abstrakan yang mereka ajarkan, SMA tak akan menjadi sesuatu yang indah. Tapi bayangkan bahwa ilmu2 itu adalah sebuah bijih emas yang bila kita kumpulkan dan kita sepuh dengan cermat dapat menjadi sebuah perhiasan bernilai tinggi. Bayangkan pula kita dapat mengenal wajah2 baru, karakter2 yang unik dan pemikiran2 yang unexpected. Dan apalagi beberapa diantara mereka dapat menjadi teman seperjalanan yang terkadang dapat menghibur kita.
Terkadang hal2 yang tidak kita sadarilah yang justru melekat dalam hidup kita. Seperti berteman. Sekilas mungkin teman bukanlah orang yang special. kita hanya berpikir “yah, dia orang yang ada di sebelah gue. Dia juga berseragam seperti gue, menuntut ilmu sama kayak gue” dan hal-hal ordinary seperti itu. Tapi pernah kah suatu ketika, lo ngrasa “eh, kemana sih temen gue yang satu itu?” dan itu pasti bakalan terjadi saat kita lulus dan jarang ketemu mereka2 yang tiap hari ada di sisi kita.
Pernahkah juga lo kangen berselisih dengan temen lo? Saat lo tiba2 dijahilin temen lo, pada keadaan normal mungkin lo bakal donkol dan tengsin. Tapi justru kejahilan dan keusilan itulah yang kita kangenin di hari esok disaat rok tak lagi abu2, celana tak lagi abu2, dan yearbook telah mulai mengusang. Dan apa yang dapat kita lakukan ketika waktu itu datang? Mengenang. SMS temen2 tanya kabar. atau ngebet pengen reunian.
intinya. bahagia atau tidaknya masa SMA kita tergantung kita menyikapi segalanya.

merelakan


 Merelakan sesuatu tak pernah semudah mengawinkan Tom Cruise dengan Sumire. Gue gak tau siapa sumire, yang jelas mengawinkan mereka berdua pasti lebih mudah dari pada merelakan sesuatu. Dalam hal ini seseorang.

Disini, gue mencoba melepas Aga. Dengan alasan dan pembuktian yang udah gue paparkan sebelumnya. Saking gak bisanya gue melupakan dia, gue membuat “Program Gerakan Mencoba Melupakan Aga Sedikit Demi Sedikit “ yang demi etika blogging gue sebut PGMMASDS. Dimana pada program ini, selama 3 hari gue melakukan puasa ngomongin tentang Aga, puasa buka status2 Aga, dan sesedikit mungkin bertatap muka dengan Aga.

Pada pagi pertama PGMMASDS, semuanya berjalan lancar, tapi dimana pagi belum bener2 hilang, tepatnya saat upacara bendera, Aga muncul di hadapan gue. Sengaja atau enggak, dia nyenggol bahu gue. Pada keadaan normal mungkin gue bakalan lonjak2, teriak2, kejang2, ngrobohin tiang bendera bahkan naik ke atas podium dan mengambil mic untuk teriak lewat speaker. Tapi saat ini gue sedang menjalani PGMMASDS, dan gue hanya stay cool aja di tempat gue berdiri.

Seusai pelajaran jam ke-4, gue ke kantin sekolah. Yah, Aga berada di tempat yang sama. Memakan sesuatu di atas piring dengan lahap dan menyedot cairan berwarna coklat dari benda bening. Bahkan saat rakus makan, dia masih terlihat cool. Maunya gue berlama2 aja di kantin sambil menyaksikan makhluk cakep dengan biadap memangsa nasi. Tapi gue teringat PGMMASDS gue. Akhirnya gue kembali ke kelas.

Di sana, temen2 gue pada ribet mengurus administrasi buat ujian yang udah deket. Gue jadi inget, tadi kan gue juga berniat mau ngurus admin. A.k.a bayar uang SPP. Lalu berangkatlah gue ke TU sekolah.

Dan kalian tahu saudara2, gue ketemu Aga lagi di ruang TU. Gue jadi bertanya2. Jangan2 dia telah menyatakan setuju untuk menjadi kelinci percobaan kloning manusia. Dan hasil kloningnya di biarkan berkeliaran di kota Jombang.
Diantara kerumunan siswa2 yang antre bayar SPP, gue ngerasa Aga agak curi2 pandang gitu. (gila Iu, GeeR banget lo!). sekali lagi gue teringat PGMMASDS. Sungguh waktu yang tidak tepat. Dan gue rasa waktu kita emang selalu salah.

Kemudian kejadian2 seperti itu mendominasi 3 hari PGMMASDS gue. Dan di hari ke-4 dimana gue udah tidak menjalani PGMMASDS, gue gak ketemu dia sama sekali. Dan saat gue buka jaringan sosialnya, dia jarang banget online. Apa2an ini? Jangan2 kehadirannya hanya untuk menguji PGMMASDS gue? Atau jangan2 gue harus PGMMASDS terus aja agar bisa ketemu Aga terus? Tapi kalau begitu bukan “berusaha melupakan” lagi namanya tapi “berusaha mendekati dengan kedok berusaha melupakan” dan itu berlawanan dari tujuan utama gue dan undang2 percintaan bahwa tidak boleh mendekati seseorang yang udah punya cewek.

Ngomong-ngomong soal cewek, kemana si C ya? Gue gak pernah jumpa. Jangan2 Aga telah bicara pada si C bahwa Aga tak lagi cinta dia tapi telah jatuh cinta sama gue (gila, ngarep banget).

Tapi penemuan di situs sosial telah membengkokkan teori ababil gue. Dan justru kebalikannya, Aga sepertinya masih cinta sama si C tapi si C nya yang udah terlanjur  menjauh dan Aga masih berusaha memenangkan kembali hatinya.

Dan gue Cuma bisa bilang “Aga, hwaiting! Maju terus.” ( sambil nangis darah).

4 Des 2011

Try To Let You Go

“Eh, tadi gue liat Aga barengan sama si C tuh!” Kata temen gue pada suatu pagi yang biasa2 aja. Oh ya? Bagus deh
“Oh, mantannya itu?” Tanya gue.
“Ya, lo gak cemburu?”
“Gak (Insya Allah), 100% hak dia buat milih mau jalan sama siapa”
Diem lama, temen gue mandangin mata gue, gue yakin ada yang salah dengan tatapan gue. Tapi suer, gue baik-baik aja.
“Gue yakin disini lo bilang gapapa, tapi hati lo gak bilang gitu” kata temen gue lagi.
Oke, gue emang kecewa, tapi gue merasa mungkin inilah cara Tuhan kasih jalan buat masalah gue yang gak kelar-kelar selama 2 tahun ini. Lagian gue bisa apa? Bilang sama Aga buat jangan balikan sama mantannya? Nglabrak si C biar gag jadi balikan sama Aga? Lapor sama pak presiden untuk meng-ilegalkan hubungan mereka?
“Lo yakin gak sakit ati?” temen gue masih gak trima atas ekspresi gue
“Yah, gue pikir ntar2 aja” gue berharap reaksi gue kali ini bener2 nunjukuin sama temen gue kalo gue bener2 cuek.

Gue jadi merasa bertanggungjawab buat mikirin kejadian itu. Jadi, malam itu juga, gue pikirin. Dan haslnya, efek positif dari berita itu adalah, 1. gue punya alasan kuat untuk mulai nglupain dia. 2. Gue memenuhi janji gue (pada diri sendiri) untuk melepasnya pergi asal dia bersama seseorang yang ia cinta. 3. Gue bisa mulai nglirik cowok lain (meski gue gak yakin gue masih sanggup). Dan sisi negatifnya adalah, gue sakit ati, hati gue sakit, rasanya pengen nangis, gak pengen makan, gak pengen ketemu wajahnya lagi (gak mungkin, kita kan satu sekolah), kalau perlu gak pengen sekolah, dan gak pengen hidup. Oke, mungkin itu berlabihan. Dan bukannya kita harus mengambil sisi positif setiap peristiwa? (walupun hanya ada satu efek positif dan seribu efek negatif)

Gue jadi mikir apa yang selama ini gue udah lakukan yang mungkin membuat gue gak rela melepasnya. Dan gak ada, gue gak merasa udah melakukan perjuangan apapun. Cinta gue tumbuh waktu gue ngliat dia. Gitu aja. Kalau dia senyum balik ke gue, gue girang. Dia nyapa gue, gue girang. Dia natap gue, gue girang. Dia jalan gue girang. Dia jongkok gue girang. Dia kedip juga gue girang. What the hell? Gue kenapa sih? Belum pernah rasanya gue segila ini ngadepin cowok. Apalagi cowok yang gak kenal sama gue.
Bagi kalian yang berada pada posisi gue, gue saranin bunuh diri aja. Atau kalau kalian masih sayang sama nyawa kalian, bunuh cowoknya aja. Gue tau, sakitkan? Itulah arti pengorbanan.
Tapi dalam kasus ini gue gak mungkin bunuh Aga. Ntar kalau emaknya tiba2 nyariin buat disuruh beli beras gimana?

Keesokannya, gue papasan sama si C. Di pagi dimana gue berusaha menumbuhkan semangat jombloisme, gue justru teringat pikiran gue semalem. Dada gue sesak lagi. Dia senyum sama gue (hello, apakah kita saling mengenal?). Oke dia cukup manis. Oke dia cantik. Sialan, dia juga lemah lembut. Beda banget sama gue. Tiba2 buku yang dia pegang jatuh. Berhubung gue ada deket situ, okelah gue ambilin tuh buku yang jatuh lalu gue serahin ke dia seakan sambil nyerahin gue bilang “dengan ini, saya serahkan Aga di tangan anda. Hal2 mengenai pemindahan kepemilikin dan lain2 dapat diselesaikan dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat2nya.” Tapi jangankan ngomong gitu, ngomong “Eh, kamu kenal Aga ya?” aja gue gak punya cukup nyali. Akhirnya gue berlalu dengan ucapan terima kasih darinya.




Now, Aga. Karena lo udah nemu cewek yang lo sayang, gue Cuma bisa bilang “selamat, dan jangan sampai sakit hati lagi” karena jika lo sakit hati lagi, gue yakin hati gue pasti lebih hancur.

30 Nov 2011

A Man From Dream


Menyambung posting sebelumnya, dimana gue menceritakan alasan kegalauan gue, disini gue bakalan cerita sebab musabab bagaimana bisa gue mendem rasa sama tuh orang.
Semuanya bermula dari 2 tahun lalu saat gue duduk di kelas 1 SMA (sekedar tau aja gue pelajar SMA dan sekarang kelas 3). Dimana awal2 masuk SMA merupakan suatu tantangan dimana gue bener2 jadi orang baru di lingkungan baru. Cuma dikit temen SMP gue yang sekarang jadi temen SMA gue. Ini mengharuskan gue untuk sosialisasi mulai dari 0 lagi. Dan beruntunglah gue menemukan seorang yang mau (atau terpaksa) berbagi hari sama gue. Dan oke, gue akui, dia punya solider tinggi buat temen. Sebut aja Dini.
Suatu malam yang biasa2 aja, gue mimpi ketemu seorang cowok yang.. yah, lumayan keren. Dan anehnya, gue gak pernah ketemu dia sebelumnya. Dan bermalam-malam berikutnya gue kerap kali mimpiin dia. Hingga gue udah mulai capek untuk bertanya2 dan mencari tahu siapa dia.

Suatu hari di jam istirahat, gue jalan di koridor antar kelas bareng Dini. Gue papasan sama seorang cowok dengan jaket putih. Gue akui, dia keren. Dan ternyata Dini mengenalnya. Walaupun bukan teman dekat, mereka sekolah di SMP yang sama. Sebut aja namanya Aga (ini hanya nama samaran. Jadi buat lo yang bernama Aga, tenang.. bukan lo orangnya)
Dikemudian hari, gue ketemu sama si Aga ini lagi. Dan disaat itulah gue natap matanya, gue ngerasa aneh. Gue gak kenal dia, tapi rasanya familiar banget. Di situ rasanya ada petir menyambar kepala gue. Dia cowok yang sering kali mampir di mimpi gue.
Gue bertanya2 apa maksud dari semua ini? Bagaimana bisa gue mimpiin orang yang belum gue kenal? (bahkan sampai sekarang)
Gue mulai mencari info tentang dia. Dan gue gak menemukan clue apapun yang memungkinkan teori masuknya Aga dalam mimpi gue. Jadi tiap gue papasan sama Aga, gue selalu merhatiin dia. Dan tiap kali dia senyum sama gue, gak tau kenapa rasanya seneng banget. Gue gak berharap jadi ceweknya atau apalah namanya. Tapi rasanya liat dia barengan sama cewek lain tuh, sakit juga.
Berkali2 gue berusaha mantepin diri kalau gue bukan apa2nya. Dan dia bukan siapa2 gue. Gue gak berhak cemburu apalagi marah. Tapi kenapa dada gue gak mau kompromi? Gue juga gak punya alasan buat salting didepan Aga (ya bener, gue sering salting saat dia liatin gue) Dan disitulah gue sadar gue cinta dia. Tapi gue gak pernah punya nyali buat kenalan. Apalagi buat nyatain.
Sekarang, baru gue sadari kalau gue salah langkah. Harusnya dari awal gue berusaha untuk mengenalnya. Kini rasanya hubungan kita makin rumit. Terkadang gue merasa Aga punya rasa yang sama ke gue. Dari caranya nyapa gue, dari caranya natap gue. Bahkan temen2 gue juga bilang sedikit banyak dia juga merhatiin gue. Tapi di sisi lain gue pikir, rasanya dia gak punya rasa seperti gue. Ditinjau dari status di jaringan sosialnya, dia berusaha mencintai seseorang (dan itu bukan gue). Dan sekali lagi, dada gue sakit waktu tau itu. Bahkan dilihat dari tipe2 mantan pacarnya, gak ada yang setipe dengan gue.
Jadi, Aga hanyalah sosok yang mampir di malam2 gue tanpa gue tahu siapa sebenernya dia. Dan gue serius, ud 2 tahun sejak pertama kali gue mimpiin dia, gue masih menunggunya.